Senin, 12 Agustus 2013

Satu tahun yang lalu,saat itu kita masi menjadi sepasang kekasih
Menjalin hubungan yang begitu hangat
Yang membuat aku selalu berpikir bahwa kau lah wanita terindah yang pernah ku kenal
Wanita yang berhasil menaklukan ku,dan membuat aku begitu menyayangi mu
Kau memang bukan pacar pertama ku,tapi kau cinta pertamaku
Malam itu, pada hari ulang tahun ibu mu
Kau mengajak aku untuk datang ke rumah mu,dan itu pertemuan pertama kita
Haha,agak lucu,aku lelaki yang sangat pemalu dan begitu gugup saat bertemu dengan mu
Ditambah dengan keramaian oleh teman teman mu,yang membuat aku semakin panik dan salah tingkah
Keringat dari tubuhku pun tidak tertahan lagi,keluar sebanyak banyak nya
Betapa gugup nya aku saat itu
Namun,dengan senyum mu kau menenangkan aku,dan berhasil membuat aku mengatasi kegugupan ku
Iya,masi kental di ingatan ku itu percakapan pertama kita dengan bertatap muka dan rasa gugupku.

Hari rabu,itu dimana ada kegiatan kebaktian pemuda di gereja depan rumah mu
Kau mengajak ku utk hadir bersama di kebaktian itu, senang rasa nya bisa mengukuti kebaktian dengan mu
Sepulang dari kebaktian itu,aku masi mengingat nya,saat pertama aku memberanikan diri untuk mencium pipi mu dan pulang kondisi yang sangat senang.
Banyak kisah indah yang ku lalui bersamamu, di tempat kita sering bertemu yang kita sebut dengan rumah panggung hahaha
Genggaman tangan mu yang begitu hangat,yang membuat aku selalu merindukan mu saat itu.

31 Desember 2012, tepat pada hari ulang tahun ku
Siang itu kau memberikan aku jam tangan dan kue sebagai hadiah dihari ulang tahunku
Terbayang,bagaimana senang nya aku pada hari itu
Taukah kau,bahwa aku memberi tau kepada orang tua ku bahwa hadiah itu darimu?
Respon mereka sangat hangat,yang membuat aku semakin tidak ingin berpisah dengan mu.

Beberapa bulan berlalu,banyak permasalahan yang datang menguji cinta kita
Tapi masi bisa kita lalui tanpa harus mengakhiri hubungan kita
1 Mei 2012, ulang tahun adik perempuan mu
Dan aku menghadiri acara perayaan ulang tahun nya,ada beberapa orang baru yang masi asing di penglihatan ku.
Inilah yang terfatal saat salah satu pria asing itu mampu mencuri perhatian mu,yang membuat aku begitu cemburu dan memutuskan untuk tidak mencakapi mu.
10 bulan kita menjalani yang nama nya pacaran, masi tidak peka kah kau dengan sifat ku?
Aku yang cemburu,pasti akan selalu memilih diam.
Tapi apa ? Saat itu kau tidak bertanya "ada apa denganku?"
"Mengapa aku diam?" kau se'akan acuh terhadap ku dan balik diam tidak mau memperdulikan ku
Aku bergumul dengan pemikiran ku,ada apa dengan mu? apa mungkin pesona pria asing itu berhasil menghipnotis mu? Yang membuat kau tidak peduli padaku saat itu.
Dan iya,benar. Dia berhasil mencuri perhatian dan membuat mu larut dengan paras nya.
Acara nya pun telah selesai,aku memilih pulang dan ttp tidak mengcakapi mu yang masi asik dengan pembicaraan tentang pria asing itu. Aku mencoba menghubungi mu,dengan mengirimkan pesan singkat,tp tdk ada respon.
Parah, malam nya kau memilih untuk mengakhiri hubungan kita. Dengan alasan "aku terlalu ke'kanak2an" saat acara ulang tahun itu. Tidak adakah alasan lain? Alasan yang mungkin bisa ku terima dengan akal pemikiran ku? Tidak kah kau berpikir, kesalahan fatal yg kau buat? Dekat dengan pria asing itu,saat aku berada disana dan aku masi menjadi "pacarmu!"
Begitukah ternyata wanita yang selalu ku banggakan?
Itulah hari dimana pertama kali aku merasakan sakit hati yang teramat sakit,tp ku terima keputusan mu yang memilih untuk mengakhiri hubungan kita.

Sudah lama berlalu saat kejadian itu, sekarang aku masi belum mempunyai kekasih lagi
Berbeda dengan mu,yang sudah memiliki pasangan lagi.
Sekarang aku tidak hanya mencintai wanita krn paras nya,tp akan ku lihat hati dan sifat nya.
Ketahuilah sekarang aku ingin berterimkasih kepadamu,keputusan mu saat itu benar. Aku tidak menyesal sekarang.
Tanpa sengaja kau mengajari aku sifat dan karakter wanita. Mana dia wanita yang bisa mengerti akan pasangan nya,dan mana dia wanita yang hanya mementingkan ego nya.


Thanks to you,and God blees you! :)